Pengusaha Ceska Minat Investasi di RI

Ekonomi - 10/07/2012 09:24

Jakarta- sejumlah investor dari Republik Ceska berminat menanamkan modal di sejumlah sektor industry di Indonesia, seperti permesinan, farmasi, dan pertahanan.

            Presiden Republik Ceska Vaclac Klaus menuturkan beberapa investor dari negaranya telah menyampaikan minat berinvestasi di Indonesia.

Katagori Sektor industry itu dinilai mampu direalisasikan pengusaha asal Negara Cekoslovakia itu.

            “Kami tidak mau sebatas kerja sama, tetapi ingin lamgsung ke bisnisnya,” Ujarnya dalam acara Indonesia Czech Business Seminar di Jakarta, Senin.

            Klaus belum mengungkapkan nilai investasi yang disiapkan investor tersebut. Namun, dia berharap rencana itu segera direalisasikan pada tahun ini atau paling lambat pada 2013.

            Mentri Perindustrian M.S. Hidayat menuturkan pemerintah akan mendorong pengusaha Ceska berinvestasi di sektot industri karena selama ini belum satupun yang membangun pabrik di Indonesia

            “Pemerintah akan perkuat kerja sama dengan Republik Ceska untuk menungkatkan kinerja ekonomi kedua Negara,”katanya.

            Menurut Hidayat, investor Ceska sedang menjajaki kerja sama untuk membangun pabrik di Indonesia. Proyek itu diharapkan dapat mendongkrak ekspor Indonesia ke sejumlah Negara melalui Ceska.

            Dia menjelaskan pengusaha dari Negara itu berminat menanamkan modalnya di beberapa sektor, terutama industry barang modal seperti permesinanan, militir dan farmasi.

            Saat ini, kata Manperin, Indonesia membutuhkan investasi di bidang permesinan, terutama barang modal.

            “Mereka menyatakan siap membangun pabrik, juga mengekspor di Indonesia.”

            Dia mengatakan Indonesia harus melakukan diversifikasi pasar ekspor seiring dengan krisis ekonomi di Eropa.

            Menurut pengusaha dari Ceska menawarkan diri untuk memasok mesin pabrik gula dan tekstil. Selain itu, mereka siap mendukung industry farmasi dalam negeri melalui peyediaan barang dan modal.

 

 

Produksi Radar

Di bidang pertahanan, tambah Hidayat, pelaku industry dari Negara itu menyatakan kesiapannya membuat radar di Indonesia. Akan tetapi, keputusan itu berada pada Kementrian Pertahanan.

            Menurut, Kemenhan memiliki regulasi untuk tidak mengimpor barang, tetapi membangun industrinya di dalam negeri.

            Peluang yang bisa dikembangkan pengusaha Ceska adalah bekerja sama dengan salah satu badan usaha milik Negara yang ditunjuk kementrian terbaik.

            “mereka boleh bekerja sama dengan salah satu BUMN yang ditunjuk,” ujar Hidayat.

            Charles Saerang, Ketua Umun Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP JAMU), menambah industry jamu dalam negeri siap masuk ke pasa Ceska.

            Menurutnya pengusaha dari Negara itu telah menyatakan minat untuk menerima pasokan bahan baku dari Indonesia, terutama produk herbal.

            “Sekarang memang belum ada investasi yang teralisasi dari negara tersebut, tetapi potonsinya ada,” ujarnya.(Binis Indonesia)

comments powered by Disqus