Merpati Borong 50 Unit Casa 212 Buatan PT DI

Ekonomi - 31/08/2012 02:45

PT Merpati Nusantara Airlines berencana memperkuat armadanya dengan 70 pesawat baru, untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing bisnis mereka. Dua puluh unit berupa pesawat jet  Boeing 737-800 Next Generation, dan 50 unit lainnya pesawat baling-baling Casa 212 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

“Pesawat-pesawat baru tersebut untuk memperkuat armada kami. Khususnya untuk membuka rute-rute penerbangan baru,” ujar President Direktur PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo di Gedung Wahana Bakti Pos, di Bandung.

Rudy mengatakan, pengadaan pesawat Boeing 737-800 Next Generation, rencanannya akan direalisasikan dalam waktu dekat secara bertahap. Pihaknya melakukan pemberian langsung pesawat tersebut ke Amerika Serikat.

Selesai 3 tahun

Sementara untuk pesawat baling-baling Merpati sudah menandatangani kontrak dengan PT DI. Rencananya semua pesananan tersebut akan selesai dalam waktu 3 tahun, karena waktu pengerjaan PT DI untuk menyelesaikan Casa 212 adalah satu unit perbulan.

Menyinggung pesanan ke pihak PT DI, Rudy mengatakan, hal tersebut berdasarkan pertimbangan kualitas dari pesawat buatan PT DI yang dinilai baik. Apalagi dengan pemesanan tersebut pihaknya juga turut memajukan BUMN lainnya.

“Buktinya beberapa Negara juga memesan pesawat kepada mereka (PT DI). Pembelian kami pun berarti turut mengembangkan industri pesawat dalam negeri.

Ditambahkan, ke-70 pesawat tersebut nantinya akan memperkuat armada Merpati untuk penerbangan domestik ataupun internasional. Sebagian digunakan untuk membuat rute-rute baru (diantaranya rencana rute Bandung-Kuala Lumpur), sebagian lagi untuk memperkuat layanan rute yang sudah ada.

Menyinggung investasi yang diperluakan untuk belanja puluhan pesawat tersebut, Rudy tidak bersedia mengemukakannnya secara detail. Dia hanya mengatakan nilainya triliunan rupiah.

Berdasarkan catatan “PR” harga satu unit Boeing 737-800 Next Generation berkisar antara 60,5 juta – 81 juta dolar AS (sekitar Rp 575 miliar – Rp 770 miliar). Sedangkan pesawat Casa 212 harganya kurang lebih Rp 60 miliar unit per unit.(PR)

 

 

comments powered by Disqus