Menggelar Balapan Malam

Uncategorize - 13/03/2012 11:45


Pegiat olah raga otomotif,Iskandar Hamzah,merasa gundah,karena hingga kini kota Bandung belum memiliki sirkuit permanen yang refresentatif.sejak dulu,ketika awal tahun 1970-an,kebut-kebutan liar di jalan Dago selalau diuber dan dijaga panser oleh petugas yang berwajib.Namun balap liar motor dan mobil tak pernah mati.

Mereka,terutama kaum muda kemudian melakukannya setiap Jumat atau sabtu malam di sepanjang Jalan Diponegoro hingga Jalan Supratman,Bandung.Bahkan,saat Bulan Ramadhan datang,kegiatan liar yang menyerempet bahaya tersebut dilakukan menjelang dan sesudah sahur pada dini hingga pagi hari.

“Tentu saja itu semua adalah pelanggaran lalu lintas dan harus ditertibkan.Tetapi solusi untuk menampung dan mewadahi para pelaku yang bertalenta tersebut,terutama mengenai penyediaan sirkuit tak pernah terwujud.Bahkan,izin untuk mementaskannnya di sirkuit dadakan seperi di Jalan Diponegoro,kebijakan yang dikeluarkan selalu berubah,” kata Iskandar.

Menurut mantan pengurus IMI Jabar periode terdahulu yang kini berkiprah di ajang event organizer balap tersebut,terkadang dirinya merasa iri dengan kota di Jabar lainnya yang telah memiliki sirkuit permanen,seperti di Bogor atau kabupaten Subang.Sedangkan Bandung yang notabene sebagai ibu kota provinsi dengan segudang bakat serta potensi pembalapnya,keberadaan sirkuit yang diidamkan belum lagi bisa diwujudkan.

Seraya berharap,jika Sarana Olah Raga Gedebage yang kini tengah digarap,kelak ada bagian yang bisa dijadikan sebagai sirkuit atau untuk kegiatan otomotif lainnya,Iskandar yang kini tengah menyiapkan pementasan city rally untuk dilaksanakan pertengahan Maret ini,juga tengah menjajaki perizinan menggelar road race malam hari di tengah kota Bandung pada September mendatang.

“Salah satu ruas di Jalan Aceh,hingga sekitar Taman Lalu Lintas Bandung jika memungkinkan,sehari akan kami gunakan untuk menggelar balap motor pada malam hari atau night race.Sebelumnya,beberapa kali kami sukses melakukannya  di Jalan Diponegoro,depan Gedung Sate Bandung,”Kata Iskandar Hamzah,yang juga aktif di salah satu partai politik dan organisasi kepemudaan ini.

 

       

Sumber : PIKIRAN RAKYAT  Rabu 14 Maret 2012

comments powered by Disqus