LP Sukamiskin Akan Menjadi LP Khusus Koruptor

Politik - 27/12/2012 01:01

JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan menjadikan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin di Bandung sebagai LP khusus koruptor. Semua narapidana korupsi yang telah mempunyai keputusan hukum tetap akan dipindahkan ke LP Sukamiskin. Sementara narapidana untuk kasus selain korupsi yang saat ini masih berada di LP Sukamiskin akan dipindahkan secara bertahap ke LP yang lain.

Wamenkumham Denny Indrayana mengatakan, sampai saat ini sudah 28 narapidana koruptor yang sudah dipindahkan ke LP Sukamiskin. Beberapa narapidana koruptor yang sudah dipindah antara lain Gayus Halomoan Tambunan dan Mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M. Najumudin. Masih terdapat 45 narapidana koruptor yang masih berada di LP Cipinang, mereka akan dipindahkan bertahap ke Sukamiskin. Narapidana yang dipindahkan adalah mereka yang sudah memikiki keputusan hukum tetap dan sudah tidak diperlukan dalam penanganan kasus korupsi yang lain.

Ia berharap tahun 2013 LP Sukamiskin sudah bisa digunakan sebagai LP khusus koruptor. "Sukamiskin sekarang juga sedang direnovasi jadi dipindahkan bertahap. Sedang disiapkan juga sarana dan prasarananya," kata Denny di acara Refleksi Akhir Tahun Kemenkumham di kantornya, Rabu (26/12).

Ia mengatakan, Kemenkumham sengaja akan mengumpulkan semua narapidana korupsi di LP Sukamiskin. Kemenkumham berpendapat, narapidana kasus korupsi membutuhkan pembinaan yang berbeda dari pelaku kejahatan lain. Sebab koruptor pada umumnya berpendidikan tinggi dengan latar belakang ekonomi yang baik. "Narapidana korupsi juga perlu LP yang pembinaannya sesuai sebagaimana LP khusus narkotika," katanya.

Saat ini Kemenkumham sedang mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan. Termasuk sistem pengamanan yang akan diberlakukan di sana. Denny berharap rencana Sukamiskin sebagai LP khusus koruptor ini akan bisa dituntaskan pada 2013.

Nantinya narapidana kasus kejahatan selain korupsi akan dipindahkan ke LP lain. Lokasinya tidak selalu di Bandung, tetapi di LP lain yang kapasitasnya masih memungkinkan. "Secara teknis kami sudah pikirkan, jadi narapidana lain akan digeser ke LP yang lain," kata Denny.

Denny menjelaskan, pemilihan LP Sukamiskin ini setelah melalui proses pengkajian. Dari beberapa LP yang dikaji LP Sukamiskin dinilai memadai untuk dijadikan sebagai LP khusus koruptor. Sukamiskin dinilai cocok karena sel di Sukamiskin hanya digunakan satu orang. Tidak berjubel seperti di LP pada ummnya. "Jadi lebih memudahkan pengawasan," katanya.

Menurut Denny, memindahkan narapidana koruptor ke Bandung bukan untuk memberi kelonggaran kepada mereka. LP Sukamiskin akan tetap dijaga sesuai dengan prosedur penjagaan dan pengamanan LP. "Sistem dan mekanisme keamanaan di semua kantor wilayah sama," ujarnya.(A-170/A-147)***

comments powered by Disqus