Kadin Minta Kenaikan UMR Diimbangi Penurunan Cost Lain

Ekonomi - 26/12/2012 10:34

JAKARTA, (PRLM).- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) perlu ada keseimbangan, terutama dari sisi biaya produksi nasional.

"Ini perlu ada keseimbangan, kalau cost buruh naik, maka cost lain diturunkan, seperti listrik, dan lain-lain. Ini supaya ada titik librium, jangan naik-naik, sehingga cost logistik naik," kata Wakil Ketua Umum bidang Logistik Kadin Natsir Mansyur di Jakarta, Rabu (26/12/12).

Menurut Natsir, harus ada koordinasi terhadap biaya produksi nasional yang akan dihitung. "Tahun ini sekian persen, tahun depan sekian persen, sehingga kita bisa menghitung, perlu ada koordinasi perhitungan itu," ujarnya.

Natsir mengakui saat ini antara pemerintah dan Kadin tidak melakukan biaya perhitungan tersebut, yang seharusnya dilakukan penghitungannya secara nasional setiap tahun. "Oke UMR naik, lalu perbankan bunganya bagaimana? Ya turunkan dong, semuanya harus diperhitungkan," katanya.

Dengan demikian, hal tersebut harus dicarikan solusinya, di mana pihak Kadin meminta agar ada tim nasional yang khusus menghitung biaya produksi nasional. "Bank turunkan suku bunganya karena cost of fund sudah rendah, buruh dan lainnya, ada indikator-indikator untuk itu," katanya. (A-88/kominfo)***

comments powered by Disqus