Festival Ramadan Digelar di 4 Daerah

Ekonomi - 26/07/2012 02:31

BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar festival Ramandan di empat wilayah di Jawa Barat.
Kegiatan yang bertajuk Festival Ramadan 2012 bersama Gubernur Jawa Barat ini akan di mulai di Kabupaten Kuningan pada hari ini. Kemudian akan digelar di tiga daerah lainnya, yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung.
Di Kabupaten Kuningan, festival akan digelar di Open Space Galery Kuningan, hari ini. Kepala Disparbud Jabar, Nunung Sobari menjelaskan, festival ini dimeriahkan band seperti Vagetoz, juga band bentukan mojang jajaka Jabar, El-moka Band serta grup musik bambu Arumba. Tidak hanya itu, beragam seni tradisional pun akan ditampilkan seperti apresiasi seni pasanggiri Gembyung, Rudat dan Rebana serta Festival Band Religi dan Festival Bazzar Ramadhan. “Pada intinya, festival ini sebagai ajang silaturrahim serta saling memotivasi untuk lebih dekat dengan Allah SWT, ”kata Nunung, di kantor Disparbud Jabar, Jalan RE Martadinata Bandung, kemarin.
Dia mengharapkan, festival ini tidak hanya sebagai ajang silaturrahmi, namun mampu mengembangkan potensi seni budaya dan lokal untuk lebih dikenal lebih luas. Acara ini pun diselenggarakan dengan konsep ngabuburit bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Tarawih Keliling
Bupati Bandung Dadang M Nasser melakukan kegiatan Tarawih Keliling di sejumlah kecamatan pada Ramadhan 1433 H. Menurut jadwal, tarawih keliling dimulai Rabu kemarin di Masjid Besar Kecamatan Cikancung. Ratusan tokoh masyarakat dan ulama dari Kecamatan Cicalengka, Rancaekek, Nagreg dan Cikancung dijadwalkan bakal mengikuti kegiatan tarawih keliling di masjid besar itu. “Kegiatan tarawih keliling ini, bisa pula dijadikan wahana pertemuan silaturrahmi antara ulama, umaro dan masyarakat untuk saling berbagi pemikiran dan aspirasi demi peningkatan pembangunan di Kabupaten Bandung,” ucap Asisten Administrasi. Eman Rachim, kemarin.

Atepabdillah Kurniawan / Iwa Ahmad Sugriwa

comments powered by Disqus