Braga Festival Akan Lebih Meriah

Kebudayaan - 10/08/2012 04:00

Even tahunan Braga Festival dipastikan akan digelar lebih meriah tahun ini. Selain melibatkan komunitas lokal yang lebih banyak, perwakilan dari negara-negara luar yang tergabung dalam Sister City juga akan hadir.
“Sudah ada lima kota dari berbagai negara yang tergabung dalam Sister City yang sudah memastikan terlibat dalam Braga Festival 2012 ini,” kata Tita Puspita, Business Development even Braga Festival 2012 saat ditemui Tribun di kantornya, Jalan Braga No 29 lantai 2, belum lama ini.
Kelima kota yang siap terlibat itu adalah Braunchweigh (Jerman), Hamamatsu (Jepang), Suwon (Korea Selatan), Liuzhou (China) dan Yinkau (Cina).
Selebihnya masih dalam proses menunggu kepastian akan terlibat dalam even yang akan digelar Jumat (28/9) sampai Minggu (30/9) di sepanjang Jalan Braga dan Cikapundung Timur.
“Karenanya untuk tahun ini even Braga Festival menggunakan lebel The International dengan mengusung tema people to people dengan harapan bisa terjalinnya hubungan kerjasama budaya antar pelaku budayanya,” kata Tita.
              Direktur Eksekutif Braga Festival 2012, Moch S Hanief, menambahkan tahun lalu komunitas lokal yang terlibat hanya sekitar 50 komunitas, namun sekarang akan melibatkan sekitar 80 komunitas.
        Para peserta dari luar negeri, kata Hanief, akan memutarkan film-film independen dan mempertontonkan seni budayanya selain menyuguhkan pameran keunggulan kota masing-masing.
            Even Braga Festival 2012 yang sekarang ini masih dalam proses persiapan diakui Tita dan Hanief hingga saat ini masih mengharapkan keikutsertaan para sponsorship dari pihak swasta, agar penyelenggaraan even tahunan ini bisa lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk sekarang dukung yang sudah pasti itu dari Pemerintah Kota Bandung yang jelas-jelas akan mendukung penuh kegiatan ini. Sekarang masih menunggu dukungan dari sponsorship swasta lainnya. Sementara persiapan panitia dengan acaranya sudah mencapai 80 persen,” ujar Tita.

comments powered by Disqus