Tender Stasiun Dimulai Julo 2013

Ekonomi - 19/02/2013 10:32

JAKARTA-PT Angkasa Pura II menargetkan tender pembangunan Stasiun Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng yang bernilai ratusan miliar bakal digelar pada Juni-Juli 2013. Rencananya, proyek stasiun kereta api khusus itu dimulai setelah proses tender selesai.

            Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Tri S. Sunoko mengatakan pihaknya masih menyelesaikan detail engineering design (DED) proyek stasiun bandara itu. Perseroan belum bisa memastikan luas stasiun sekaligus nilai total investasi karena masih dalam pembahasan.

            Nantinya, menurut Tri, Stasiun Bandara Soekarno-Hatta mengintegrasikan sejumlah terminal termasuk terminal 1 dan terminal 2 dengan konsep integrated building.

            Stasiun itu mengambil lokasi diantara Terminal 1 dan Terminal 2 atau Jalur menuju terminal khusus TKI. Konsep integrated building merupakan bangunan penghubung  antarterminal dengan layanan terpadu satu atap.

            “Dibandingkan dengan stasiun kereta di Bandara Kuala Namun, ini [Stasiun Bandara Soekarno-Hatta] lebih modern. Akan diintergrasikan dengan mal. Stasiunnya modern dan sudah [dilengkapi] teknologi dan informasi,” tuturnya di sela-sela seminar Soekarno-Hatta Cargo Village, Selasa (19/2).

            Jalur KA bandara yang dibangun PT Kereta Api Indonesia akan berawal di Stasiun Manggarai dan berakhir di Bandar Soekarno-Hatta.”Sekarang KAI sedang melakukan pembebasan tanah, sedangkan kami menyiapkan stasiun,”ujarnya.

            Dia memperkirakan pembangunan stasiun itu selesai awal 2014, sehingga kemungkinan baru bisa beroperasi pada pertengahan 2014.

            Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan sedang menyiapakan tender pengerjaan pembangunan jalur KA Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng.

            Jalur yang disiapkan, menurut Direktur Utama KAI Ignasius Jonan, adalah dari Batu Ceper ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. “Belum bisa saya sampaikan. Nanti diberitakan harga naik lagi,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (18/2).

            Makmur Syaheran, Direktur Komersial  PT Railink, anak usaha PT KAI dan PT AP II, mengemukkan pihaknya hanya menangani pembangunan sarana KA Bandara-Soekarno-Hatta dan kini dalam tahap tender untuk pengadaan 60 unit kereta Bandara. Tender diikuti oleh sejumlah investor asing dan pemenangnya diumumkan tahun depan.   

comments powered by Disqus