Komite Korea Selatan Kota Bandung Dikukuhkan

Ekonomi - 26/01/2018 09:35

KETUA Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung Ir. Iwa Gartiwa, MM secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Komite Korea Kadin Kota Baudung periode 2017-2021, di Hotel Horison Bandung, Jln. Pelajar Pejuang 45, Bandung, Sabtu(20/01/18).

 

Kegiatan pengukuhan pengurus ini, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan industri Kota Bandung Erick M Atthauriq, Ketua Komite Hubungan Luar Negeri, Investasi, Perdagangan dan Promosi-Kadin Jawa Barat Yusuv Suhyar, Ketua Kadin Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat, Asosiasi di lingkungan kota Bandung dan Jawa Barat dan beberapa perwakilan Pengusaha Korea Selatan.

 

Menurut lwa, Kadin Kota Bandung kini membidik pasar Asian kerjasama dengan para pebisnis dan investor asal Korea Selatan. Hal ini untuk meningkatkan perkembangan dan kemajuan para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bandung. Dengan begitu, diyakini dapat meningkatkan volume perdagangan kedua negara khususnya disektor UMKM.

 

"Kota Bandung ini menjadi magnet investasi bagi para pebisnis negeri ginseng. Hal ini dapat dilihat, bahwa investor asal Korea ini menempati posisi ketiga terbesar investasi di Jawa Barat setelah Jepang dan Singapura" katanya.

 

Tingginya minat  investasi tersebut, kata Iwa, ditangkap sebagai peluang dan pihaknya langsung membentuk suatu Komite khusus yakni Komite Korea. Keberadaanya diharapkan, akan mampu menangkap berbagai peluang kerja sama yang ada dan mampu mengoptimalkan serta memberikan dampak yang positip bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

 

Selain pengukuhan, lanjutnya, juga diadakan Dialog Ekonomi tentang Pengembangan kerjasama dengan Korea Selatan. Tentunya, yang berkaitan dengan investasi, produksi dan pemasaran. "Korea Selatan ini, merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia. Dengan kerjasama ini diharapkan, mampu meningkatkan volume perdagangan," ujar Iwa.

 

Sementara itu, Ketua Komite Korea Kadin Kota Bandung, Boris Syaifullah menjelaskan, Kota Bandung kini menuju Kota Smart City. Point utamanva adalah untuk menjalin hubungan kerjasama ekonomi sebagai kelanjutan dari program sister city antara Kota Bandung dengan Suwon.

 

"Kami akan langsung bergerak, setelah dikukuhkan akan mengembangkan program-program sister city tersebut,"  jelasnya."

 

Dibentuknya Komite tersebut, merupakan salah satu implementasi dari visi Kadin Kota Bandung di masa yang akan datang yakni ekonomi Kota Bandung haruslah mengarah pada ekonomi kerakyatan.

 

Kerjasama Kota Bandung dengan Kota-kota diKorea ini, telah terbentuk sejak lama salah satunya Kota Suwon. Program-  program yang ingin dicapainya, yakni di bidang perdagangan, industri, investasi, kesenian, olah raga dan Pariwisata. Kemudian disusul-dengam Kota Seoul yakni dibidang ekonomi perkotaan, perencanaan kota, tranportasi perkotaan dan e-goverment. (Krisbianto).

 

comments powered by Disqus