Ketua Kadin Kumpulkan Pengusaha Senior dari Ical Hingga MS Hidayat

Ekonomi - 25/04/2013 11:40

Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto (SBS) malam ini menggelar rapat koordinasi Kadin Indonesia dengan Kadin provinsi. Bos Satmarindo Group ini mengundang beberapa pengusaha senior termasuk para mantan Ketua Kadin seperti Sukamdani Gitosardjono, Aburizal Bakrie (Ical), MS Hidayat, Adi Putra Tahir.

Kini Suryo memang sedang menghadapi masalah internal Kadin, kepemimpinannya dianggap tidak bisa menjalin komunikasi dengan baik dengan pengusaha di daerah dan diancam digulingkan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

"Bohong kalau saya bilang kalau saya bisa membina komunikasi efektif disetiap daerah, pasti tidak mungkin saya bisa mengunjungi setiap daerah, dan karena alasan itu saya dituding tidak tidak memiliki komunikasi yang baik dengan Kadin di daerah," ucap Suryo di Hotel Four season, Kamis (25/4/2013).

Suryo mengakui selama ini ia jarang mengunjungi para pengusaha di daerah. "Saya akui itu, tapi itu sangat tidak beralasan kalau kepemimpinan saya gagal. Buktinya seluruh pimpinan Kadin di daerah menolak untuk dilakukannya Munaslub," tegasnya.

Apalagi kata Suryo, kegiatan pengurus Kadin saat ini sangat padat, buktinya tidak ada satu hari pun Kadin tak pernah absen di media massa. "Kalau bilang kita tidak ada kegiatan, berarti mereka tidak baca koran, tidak nonton TV karena kita tidak pernah absen di media sehari pun, karena kegiatan kita padat," ujarnya.

Ia mengakui usulan penggulingan dirinya sebagai ketua umum baru terjadi pertama kali sejak Kadin berdiri.

"Saya dibilangin Pak MS Hidayat (Menteri Perindustrian/mantan Ketum Kadin), kalau wacana penggulingan Ketum ini baru pertama kali terjadi, ya memang, mungkin karena zamannya berbeda," ucapnya.

Ramah tamah Kadin ini sendiri dihadiri lengkap Dewan Pembina Kadin, seperti Sukamdani Sahid Gitosardjono, MS Hidayat, Aburizal Bakrie dan lainnya dan 22 Ketua Kadin Provinsi dan berbagai asosiasi pengusaha.

comments powered by Disqus