Kadin Jabar Dukung Situasi Kondusif Pilpres

Ekonomi - 07/07/2014 02:11

Kadin jawa barat mendukung situasi yang kondusif penyelengaraan pemilu presiden dan wakil presiden 9 juli 2014 mendatang. Pilpres harus berjalan tertib dan aman agar roda perekonomian nasional dapat tetap berjalan.

“yang menang tidak perlu bersorak dan eurofia berlrbihan dan yang kalah harus legowo dengan tanpa berkecil hati, “ ungkap ketua dewan penasehat kadin jabar Herman Muchtar dalam rapat koordinasi dan acara buka puasa bersama tokoh-tokoh senior kadi jabar di Hotwel Cihampelas, kota Bandung Jumat (4/7/2014)

Dengan tantangan ekonomi nasional dan global yang kian berat, menurut Herman, membutuhkan presiden terpilih yang bisa berkerja dalam suasana sosial dan politik yang kondusif. “Siapapun yang terpilih akan menjadi tumpuan harapan dunia usaha tentang organisasi pemerintahan yang efektif serta mampu menjadi fasilisator dan regolator kegiatan ekonomi nasional”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, ketua umum kadi jabar agung suryamal sutisno menyatakan, anggota kadin jabar dan asosiasi-asosiasi dibawahnya, sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga tidak melibatkan diri dalam politik praktis. Meski secara pribadi para anggota punya hak untuk menyalurkan pilihannya masing-masing. “kami bersikap netral dan turut serta menciptakan situasi kondusif di jawa barat” ucapnya.

Kadin jabar, tutur agung, lebih memilih berkonsentrasi untuk sesuai pilpres dengan mempersiapkan diri menindaklanjuti kebijakan-kebijakan ekonomi nasional dari pemerintahan yang dipimpin presiden terpilih nanti.

Salah satu program awal keterlibatan kadin jabar dalam roda ekonomi nasional yang dirancang sejalan kebijakan-kebijakan presiden baru mendatang adalah mendatang adalah mematangkan pembentukan semacam board of investment untuk lingkup jabar. “ pendiriannya terus kami koordinasikan dengan Bank Indonesia perwakilan bandung  dan Pemprov Jawa Barat katanya.

Sementara itu, ketua dewan pertimbangan Kadin Jabar Jajat Priatna Purwita mendorong pengurus harian kadi jabar agar memperkuat juga kepentingan dunia usaha jabar dengan mengusulkan penunjukkan semacam liaison officer yang bisa menjadi mediator dengan pemerintah pusat. “ Jawa Barat harus lebih diperhatikan dan lebih maju dengan kebujakan-kebijakan ekonomi pemerintahan pusat yang akan datang.” Ujarnya.(Ivan W)***

comments powered by Disqus