Impor Holtikiltura Dipertahankan

Ekonomi - 15/01/2013 12:36

 

          JAKARTA-Indonesia akan mempertahankan kebijakan impor hortikultura yang menuai keberatan Amerika Serikat melalu Organisasi Perdagangan Dunia .

        Menteri Pertanian suswono mengatakan Pemerintah belum menerima gugatan resmi dari satu Negara pun mengenai kebijakan perdagangan itu .

            Dia melanjutkan  Amerika Serikat baru meminta kepada Organisasi perdagangan Dunia (World Trade Organization WTO) untuk memfasilitasi konsultasi dengan Indonesia mengenai kebijakan Tanah Air terkait dengan impor hortikultura, ternak, dan produk ternak .

            Suswono mengatakan pemerintah siap menjelaskan dan mempertahankan kebijakan impor Indonesia terhadap AS dan Negara lain yang menggugat secara resmi pada WTO. “Hak Negara kalau misalnya tergangu, tetapi sejauh ini belum ada Negara yang secara resmi menggugat,” kata Mentan kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (14/1) .

            Keberatan Negeri Adi daya tersebut termuat dalam keterangan pers Perwakilan Dagang AS yang mengatakan pengajuan proses konsultasi dengan Indonesia dalam provinsi penyelesaian perselisihan WTO terkait dengan langkah pembatasan perdagangan produk hortikultura, hewan dan produk hewan .

            Perwakilan Dagang AS Ron Kirk mengatakan sistem perizinan impor Indonesia terlalu kompleks dan tidak trnsparan hingga mempersulit ekspor produk pertanian AS ke Indonesia .

            “[Peraturan] itu berdampak serius pada ekspor pertanian AS dan mengurangi akses konsumen Indonesia atas produk berkualitas tinggi dari AS,” katanya .

            As berpendapat kebijakan Indonesia bertentangan dengan beberapa artikel dalam Persetujuan Umum mengenai Tarif dan Perdagangan (GATT 1994) yang melarang hambatan atas impor barang termasuk melalui kuota atau perizinan impor. (Demis Rizky gosta)

comments powered by Disqus