Hubungan RI & Korsel Perlu Direvitalisasi

Ekonomi - 06/02/2013 03:15

JAKARTA – Hubungan bilateral anatara Indonesia dan Korea Selatan dinilai perlu untuk direvitalisasi karena pengaruh yang paling menonjol dari negeri Ginseng itu hanya di Dunia Seni dan Budaya.

            Ketua Umum Indonesia Korea Frendship Association (IKFA) Nick T. Dammen mengatakan sedikit yang menyadari bahwa di sektor lain telah banyak memberikan inspirasi, pengaruh, serta saling menguntungkan.

            Sektor lain yang dimaksud Nick adalah Teknologi, Investasi,Tenaga kerja,Pariwisata dan Akademis. “Indonesia dan Korea Selatan sama-sama mempunyai keunggulan. Korsel memiliki Teknologi dan Modal, sedangkan Indonesia mempunyai Sumber Daya Alam dan Manusia yang melimpah,“katanya di Jakarta,Selasa (5/2).

            Menurutnya, jika keunggulan kedua Negara tersebut dikolaborasi akan menghasilkan nilai tambah yang tinggi. Sejauh ini, terdapat tiga Pilar yang menjadi titik perhatian dari IKFA.

            Pilar pertama dari Asosiasi Nirlaba itu adalah Politik dan kemanan. Tanah Air dinilai senantiasa mendukung upaya terciptanya perdamaian di Semenanjung Korea.

            Kedua, kerja sama Ekonomi dan perdagangan Nick menilai hubungan Kedua Negara dibidang tersebut sangat baik. Menurutnya, Masyarakat di Korea Selatan banyak yg membeli produk dari Indonesia salah satunya Pesawat Pribadi.

 

EKSPOR NAIK

            Berdasarkan data Kedutaan Besar Republik Indonesia Seoul, dalam 4tahun terakhir nilai perdagangan kedua Negara terus meningkat. Pada 2009 mencapai US$15 miliyar, naik US$8miliyar pada 2010 menjadi US$23 miliyar.

            Pada 2011, nilai perdagangan mencapai US$30 miliyar, tetapi menurun pada Oktober 2012 menjadi US$30 miliyar. Namun, Nick Optimis pada 2015 nilai Perdagangan meningkat menjadi US$50 miliyar.

            Ketiga, Kerja sama Sosial Budaya. IKFA berharap dapat lebih berperan dalam sektor ini. Menurutnnya, peran ini sangat penting karena apapun yang dilakukan untuk meningkatkan kedua Sektor yang lain kuncinya terletak pada hubungan Masyarakat kedua Negara. (Rio Sandy Pradana)

comments powered by Disqus