Hijrah Ekonomi Menuju Ekonomi Syariah Berbasis Masjid

Ekonomi - 03/10/2016 09:07

Dalam rangka memperingati tahun baru Islam di Kota Bandung, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), MUI, dan Pemerintah Kota Bandung  mengadakan acara peringatan 1 Muharram 1438 H.

 

 

Bertempat di Masjid Trans Studio Kota Bandung, Jawa Barat, acara tersebut mengangkat tema “Hijrah Menuju Kebangkitan Ekonomi Umat Melalui Koperasi Syariah Berbasis Masjid”.

 

 

Acara ini dihadiri oleh ratusan umat Muslim. Di antaranya para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid yang ada di Kota Bandung serta peminat ekonomi/koperasi syariah.

 

 

Dalam acara tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Ridwan Kamil, Ketua MUI Kota Bandung KH Miftah Faridl dan Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa.

 

 

Masjid itu tidak hanya sebagai tempat ibadah shalat dan mengaji. Masjid itu adalah tempat membawa perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan lain-lain,” kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, didampingi Ketua MUI Kota Bandung KH Miftah Faridl dan Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa.

 

 


Menurut Emil, Kadin Kota Bandung juga mendukung berdirinya koperasi syariah yang berada di masjid-masjid untuk dapat mengambil peran dalam membangun ekonomi masyarakat.

 

 



Menurut data, jumlah masjid di Kota Bandung adalah yang terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 4000 buah. Hal ini dipandang MUI Kota Bandung sebagai potensi yang besar untuk membangkitkan ekonomi syariah di masyarakat.

 

 

Dari sekitar 4.000 masjid dan mushalla di Bandung, baru ada sekitar 163 koperasi syariah berbasis masjid. Masih banyaknya masjid yang belum tergarap lantaran terbatasnnya sumber daya manusia.

 

 

Kota Bandung menjadi daerah percontohan dalam mengembangkan Koperasi Syariah Berbasis Masjid sejak 2007. Digagas MUI Kota Bandung, koperasi ini antara lain bertujuan membantu mengatasi kemiskinan di lingkungan sekitar dan menghilangkan rentenir. 

 

 

Untuk mendirikan koperasi syariah berbasis masjid dibutuhkan minimal ada 20 orang anggota. MUI Kota Bandung bersedia men-support pendanaan hingga Rp5 juta.

 

 

Launching Program Dengan Tema  “Hijrah Ekonomi Menuju Ekonomi Syariah Berbasis Masjid” diselenggarakan bertepatan dengan menyambut 1 Muharram 1438 Hijriyah pada hari Minggu 2 Oktober 2016 di Masjid TSM Jl. Gatot Subroto Bandung.

 

 

“Hijrah Ekonomi Menuju Eknomi Syariah Berbasis Masjid” diawali dengan :

 

  • Penandatanganan MOU Pemerintah Kota Bandung -Ridwan Kamil, MUI Kota Bandung-KH. Miftah Farid, Kadin Kota Bandung-Iwa Gartiwa dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid
  • Lauching Program “Masjid Award”
  • Launching Program Teknologi Informasi dan Komunikasi Pengembangan Ekonomi Masjid
  • Penandatanganan MOU PD. BPR Kota Bandung-Rio Zakaria dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid
  • Penandatanganan MOU BJB Cabang Taman Sari-Wahyu Hermana dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid
  • Penandatanganan MOU BJB Syariah-Toto Susanto dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid
  • Penandatanganan MOU Bank Syariah Mandiri-M. Didi Sunardi dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid
  • Penandatanganan MOU Bank BNI Syariah-Iman Hadiman Hanafi dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid

 

Menurut Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa ”Dalam Tahun 1438 H dan seterusnya diharapkan percepatan perkembangan Ekonomi syariah akan tumbuh secara pesat dan mempengaruhi perkembangan ekonomi umunya lebih signifikan”

 

 

Keseriusan Ketua Kadin Kota Bandung-Iwa Gartiwa dalam melaksanakan program ini dibuktikan dengan melibatkan 4 Komite Tetap Kadin Kota Bandung yaitu :

 

 

  •  Tatang Hermawan-Komite Tetap Ekonomi Syariah   
  • Bambang Tris Bintoro-Komite Tetap Pengembangan UMKM
  • M. Gerry Garkiyana-Komite Tetap Pengembangan Koperasi
  • Dadi Hermana-Komite Tetap Teknologi Informasi & Komunikasi

 

Untuk Pelaksanaan Program ini, kepada UMKM, Wirausaha, Pengurus DKM, Pengembang Ekonomi Syariah, Badan Usaha Milik Masjid, Koperasi Syariah, Koperasi Jamaah Masjid untuk segera bersinergi dengan KADIN Kota Bandung.

 

 

 


 

Walikota Bandung Ridwan Kamil – Ketua MUI Bandung KH Miftah Farid – Ketua KADIN Bandung Iwa Gartiwa.

 



PD. BPR Kota Bandung-Rio Zakaria,  BJB Cabang Taman Sari-Wahyu Hermana, BJB Syariah-Toto Susanto,  Bank Syariah Mandiri-M. Didi Sunardi, Bank BNI Syariah-Iman Hadiman Hanafi, Walikota Bandung Ridwan Kamil – Ketua MUI Bandung KH Miftah Farid – Ketua KADIN Bandung Iwa Gartiwa

 

comments powered by Disqus