Ekonomi Jabar Tumbuh 5,47 Persen

Ekonomi - 13/02/2013 02:25

BANDUNG, TRIBUN – Badan Pusat Statistik (BPS)  mencatat; Ekonomi Jabar pada Triwulan IV tahun 2012 tumbuh sebesar 5,47 Persen dibandingkan Triwulan yang sama pada 2011 (year on year/ y-on-y). Angka tersebut lebih rendah dari pertumbuhan Ekonomi pada Triwulan III tahun 2012 yang menyetuh Angka 6,31 Persen.

            “Secara  y-on-y, laju pertumbuhan Ekonomi (LPE) jabar pada Triwulan IV – 2012 sebesar 5,47 Persen. Sementara LPE Jabar secara kumulatif tahun 2012 sebesar 6,21 Persen (c-to-c),“ujar kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Jabar, Hj Ade Rika Agus dalam jumpa pers dikantor BPS Jabar, Selasa (5/2).

            Menurut Ade Rika, dari sisi lapangan Usaha, pertumbuhan y-on-y di dorong oleh peningkatan pada hampir seluruh sektor, kecuali sektor pertanian dan pertambangan penggalian. Kedua sektor tersebut tumbuh negatif masing-masing minus 7,53 Persen dan minus 13,77 Persen. Sementara dari sisi penggunaan, pertumbuhan y-on-y di dorong oleh peningkatan laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga, termasuk konsumsi lembaga nonprofit (4,43 persen), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) (8,36 persen), perubahan Inventori (26,32 persen), dan Ekspor (4,90 persen). “LPE Jabar pada Triwulan IV – 2012 secara q-to-q dari sisi lapangan Usaha mengalami pertumbuhan Negatif sebesar minus 1,11 persen,”ujar Ade Rika.

            Pada Triwulan IV – 2012 ini, ujar dia, Sektor yang mengalami laju pertumbuhan negatif secara q-to-q adalah pertanian (-20,37 persen) serta pertambangan dan penggalian (-17,70 persen). LPE tertinggi pada Triwulan IV – 2012 secara q-to-q dicapai Sektor Konstruksi sebesar 7,78 persen.

            Dari sisi penggunaan, pertumbuhan negatif  LPE secara q-to-q sebesar minus 1,11 persen dipicu peningkatan Impor (11,64 persen). Peningkatan impor ini merupakan pengurang bagi perekonomian serta penurunan pada perubahan inventori sebesar minus 13,54 persen.

            “Komponen lainnya masih alami pertumbuhan positif anatara lain konsumsi rumah tangga termasuk lembaga nonprofit (0,45 persen), konsumsi pemerintah (16,44 persen), PMTB (3,32 persen), dan ekspor (3,32 persen),”kata Ade Rika.

            Untuk LPE Kumulatif sepanjang 2012 yang tumbuh 6,21 persen, berasal dari konsumsi rumah tangga termasuk lembaga nonprofit (2,85 persen), ekspor (2,47 persen), dan PMTB (1,55 Persen). (roh)

comments powered by Disqus