40.000 UKM Dapat Akses Mudah Rafinasi

Ekonomi - 15/08/2012 12:19

   Sekitar 40.000 usaha kecil dan menengah (UKM) di Jawa Barat akan mendapatkan kemudahan membeli gula rafinasi dengan harga yang terjangkau. Hal itu setelah koperasi Industri Tambun (Koritan) yang merupakan koperasi Asosiasi Industri Kecil Menengah Agro ( AIKMA) Jabar dan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia ( AGRI) bekerjasama dengan menjamin ketersediaan gula rafinasi bagi seluruh UKM tersebut.

   Dalam kerjasama itu, Koritan berperan sebagai pemasok gula rafinasi bagi 40.000 UKM yang menjadi anggotanya. Sementara AGRI berperan mempermudah akses mendapatkan gula rafinasi bagi pabrik gula yang menghasilkan gula rafinasi.

   “Dengan kerjasama ini, UKM bisa mendapatkan gula rafinasi dengan harga murah karena ada empat rantai tata niaga yang bisa dipangkas. Selisihnya bisa lebih murah Rp.1.000/kg dengan harga dipasaran, “ kata Ketua Koritan, Suyono kepada “ PR” sesaat sebelum penandatanganan nota kesepakatan antara Koritan dan AGRI di Gedung Balai Lelang Agro, Jln. Sampurna, Bandung, Selasa (14/8).

   Ia menjelaskan, awalnya, sebelum sampai ke tangan pelaku UKM, gula rafinasi dari pabrik harus terlebih dahulu melewati distributor, agen, subagen, harganya menjadi lebih mahal. “Empat rantai tata niaga tersebut harus dilalui pelaku UKM karena pabrik gula tidak mau melayani pembelian dalam jumlah kecil, “kata Suyono.

   Menurut Ketua AGRI, Suryo Alam, selama ini pengusaha besar bisa mendapatkan gula rafinasi dengan harga lebih murah karena pembeliannya dilakukan dalam jumlah besar. Sementara itu, pengusaha kecil harus membeli mahal karena pembeliannya sedikit.

   Terkait kebutuhan gula rafinasi, menurut Suyono, kebutuhan UKM terhadap gula rafinasi di Jabar paling sedikit adalah 7.380 ton/ bulan dan paling banyak 14.760 ton/ bulan.

   Dengan menggunakan gula tersebut, menurut dia, UKM bisa menghasilkan produk yang lebih tahan lama. “ penggunaan gula rafinasi bisa membuat produk lebih tahan 1,5 kali lebih lama. Dengan demikian, keberadaan gula rafinasi sekaligus bisa menggantikan fungsi dari bahan pengawet, “katanya.

 

 

 

comments powered by Disqus