Berita

Pengembangan Manfaat Tokyo Game Show

Para pelaku industri kreatif digital khususnya pengembang game dalam negeri berlomba untuk memanfaatkan Tokyo Game Show (TGS) 2014 sebagai momentum untuk memperluas pangsa pasar atau  perkembangan bisnis perusahaan.

                      

Pada  tahun ini, Tokyo Game Show akan diselenggarakan selama empat hari yaitu 18-21 september 2014 di Makuhari Messe Convention Centre, Chiba Prefecture, Japan. TGS merupakan pameran tahunan bagi para pengembang video game yang dinilai dapat mendongkrak bisnis para pelaku. Dilakukan sejak 1996, TGS merupakan salah satu perhelatan game terbesar di dunia.

 

Biasanya para pengembang game dari berbagai negara khususnya negara berkembang di Asia, ikut memeriahkan acara ini dan memanfaatkan momen TGS sebagai tempat untuk meluncurkan produk baru dan memamerkan inovasi dan teknologi terbaru masing-masing.

Beberapa studio yang mewakili negara Indonesia yaitu Anantarupa, Atconcode, Kidalang, dan Rolling Glory.

 

Kidalang studio mengungkapkan pihaknya terpilih oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai salah satu studio game asal Tanah Air yang mengikuti ajang bergengsi tersebut.

 

Co-Founder Kidalang Studio Yohan Alexander mengatakan Pada TGS 2014 ini perusahaan start-up tersebut akan memamerkan produk gamenya yang sudah ada yaitu game serial Sage Fusion.

 

“Pada Tokyo Game Show tahun ini, kami ingin memperkenalkan produk Kidalang yaitu game dengan ciri khas Story based. Berbeda dengan casual games, sejauh ini kami pikir jarang ada pengembang dari Indonesia yang membuat game dengan penguatan unsur story based  seperti ini,” katanya kepada Bisnis, Senin (18/8).

 

Oleh karena itu, dengan TGS 2014 pihaknya ingin menunjukan bahwa pengembangan asal Indonesia juga dapat membuat produk game seperti itu, bersaing dengan para pengembangan game dari negara lainnya.

 

Tidak hanya itu, model gambar atau ilustrasi dari game Sage Fushion yang akan dipamerkan oleh Kidalang juga hampir serupa dengan game-game asal Jepang lainnya seperti Final Fantasy sehingga perusahaan optimis dapat menarik perhatian game  asal Jepang.

‘’Gambar-gambar pada game Sage Fusion yang dipamerkan oleh Kidalang kami yakini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pasar di Jepang, sehinnga partisipasi Perusahaan pada TGS 2014 ini kami yakini benar-benar akan menbawa keuntungan. (Bisnis Indonesia)     

 

comments powered by Disqus