Berita

Songsong AEC, Bandung-Jerman Pererat Hubungan

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menjelang bergulirnya ajang ASEAN Economic Community (AEC) pada Desember 2015, para pelaku dunia usaha di Indonesia, khususnya, Kota Bandung, yang tergabung dalam Kadin Kota Bandung, meski termasuk sedikit terlambat, terus berbenah dan melakukan sejumlah persiapan.

“Kami ingin mengubah paradigma dan anggapan tentang AEC 2015. Semula, banyak yang menilai AEC 2015 sebagai sebuah tantangan. Tapi, kami mengubahnya menjadi peluang,” tandas Ketua Kadin Kota Bandung, Deden Y Hidayat, usai penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan Industrie und Handelskammer (IHK) Trier (Kadin Trier Jerman), Selasa (10/2) di lantai 2 Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talagabodas 31 Bandung.

Pria asal Majalaya tersebut meneruskan, dalam kerjasama dengan IHK Trier itu, pihaknya memiliki 3 prioritas. Pertama, sebutnya, pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) jajaran Kadin Kota Bandung. Hal ini, jelas dia, penting supaya pihaknya mampu memberikan pelayanan terbaik bagi kepentingan dunia usaha Kota Bandung.

Prioritas kedua, sambungnya, yaitu meningkatkan peran dan keberadaan Kota Bandung, yang selama ini, menjadi salah satu main destination wisata, sebagai kota transaksi. Pasalnya, jelas Deden, hingga kini, 80 persen produk interlandKota Bandung, yang terdiri atas 8 kota-kabupaten, bertransaksi di Kota Kembang.

Prioritas ketiga, sambung dia, yaitu berkenaan dengan AEC 2015. Yaitu, terangnya, menyiapkan dan menyusun strategi tepat supaya menjadikan ajang kerjasama ekonomi negara-negara ASEAN itu sebagai sebuah peluang, bukan ancaman.

Deden meneruskan, sebenarnya, kerjasama dengan Jerman berlangsung sejak beberapa tahun silam. Kesepakatan awal terjalin pada 2012. Penandatangannya, tuturnya, berlangsung di Semarang. Kali ini, kata Deden, pihaknya memperpanjang dan kian mempererat kerjasama tersebut hingga 2018.

Dalam kerjasama itu, bersama IHK Triere, pihaknya menyiapkan berbagai program. Isinya, ungkap dia, bukan program Kadin, melainkan agenda-agenda yang seusai dengan kebutuhan serta kepentingan dunia usaha, khususnya, Kota Bandung.

Selama bekerjasama dengan Jerman, ungkap Deden, pihaknya melakukan berbagai aktivitas bisnis. Antara lain, ujarnya, terjalinnya komunikasi bisnis antara para pelaku usaha Kota Bandung dan Jerman. (ADR)

comments powered by Disqus