Berita

Teknologi PLTSa Bandung Pilih Biodigester

Pemerintah Kota Bandung memastikan penggunaan teknologi Biodigester untuk mendukung proyek pembangkit listrik tenaga sampah atau PLTSa.

 

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membantah Biodigester  tidak masuk ke dalam perpres PLTSa yang ditekan Presiden Jokowi 13 Februari lalu.

 

Menurutnya, dalam perpres tersebut sebenarnya sudah tersirat bahwa teknologi yang digunakan PLTSa berupa thermal.

 

“Nah thermal ini jangan diidentikan tidak boleh pakai biodigester. Karena teknologinya sama seperti incinerator yakni membakar sampah dan menghasilkan energi,” ujarnya, senin (14/3).

 

Dia mengaku sudah memaparkan teknologi biodigester saat rapat kabinet belum lama ini. Intinya presiden ingin teknologi yang digunakan dalam PLTSa ramah lingkungan.

 

“Pokoknya teknologinya sama. Dulu dirapat kabinet ditekankan agar makna thermal untuk tidak mengunci pada teknologi seperti apa,” ujarnya.

 

Pihaknya tetap akan memaksakan biodigester sebagai teknologi PLTSa yang nantinya diterapkan di Kota Bandung.

 

“Saya akan bilang lagi ke presiden soal teknologi ini. Yang penting persoalan sampah warga selesai, ramah lingkungan, dan menghasilkan duit,“ tegasnya.

 

Adapun mengenai investor yang akan digaet dalam PLTSa, Pemkot Bandung masih belum mengambil keputusan. Saat ini beberapa investor yang tertarik untuk PLSTa salah satunya kanada.(BI)

 

 

comments powered by Disqus